Hipnotisnya Uya Kuya, Rekayasa?

Ketika menonton acara Uya Kuya pada bagian hipnotisnya, sepertinya banyak yang janggal dan tak masuk akal. Baik dari sikap orang yang di hipnotis, maupun peryataan-peryataan yang dilontarkan oleh si korban. Apakah Anda merasakan kejanggalan tersebut? Jika Anda menontonnya dengan sedikit teliti, maka anda pasti akan menemukan kejanggalan-kejanggalan itu.

Saya sendiri ingat ketika melihat salah-satu episodenya yang menghipnotis sepasang remaja yang berpacaran. Saya pernah melihat perempuannya ada di Termehek-mehek dan juga Take Me Out. Yang jadi masalah bukan itu, tapi peran perempuan itu berbeda-beda di setiap acara. Sifat dan Kehidupannya 180 derajat berbeda di masing-masing acara tersebut. Sungguh mengherankan jika seseorang memiliki tiga kehidupan yang berbeda bukan?

Benarkah orang-orang yang ada di acara tersebut di hipnotis? Coba anda perhatikan si korban ketika di hipnotis. Anda akan melihat gerakan-gerakan yang tidak wajar si korban ketika sedang di hipnotis. Misalnya ada yang merapikan rambut, merapikan rok, menutup roknya menggunakan tangan, garuk-garuk, berbicara sambil menggerak-gerakan tangan, dll. Apakah mungkin orang yang sedang dalam keadaan di hipnotis masih memikirkan penampilannya? Ingin terlihat cantik dan bergaya di depan kamera?  Takut terlihat celana dalamnya di depan kamera? Ada-ada saja.

Tentu kita tidak bisa menuntutnya dengan alasan dia telah membohongi publik,  karena kapasitas dia di acara tersebut adalah sebagai entertainer, apakah anda akan mengatakan seorang artis sebagai pembohong saat mereka berakting dalam suatu sinetron?

Berikut adalah ciri-ciri orang yang dalam keadaan di hipnotis :

1. Terfokus, nyaman, gerakan tubuh minim.
Orang yang dihipnosis terlihat berada dalam kondisi yang begitu rileks, sekalipun perhatiannya terfokus pada sebuah titik yang sudah disepakati ataupun suara sang hipnotis. Bola mata tidak bergerak sebebas biasanya, seolah-olah terkunci dan terlihat kering. Ukuran pupil subyek, yakni bagian hitam di tengah bola matanya, cenderung berubah membesar seiring mereka rileks, masuk ke dalam trance. Sehingga sangat sulit bagi orang yang dalam kondisi trance dalam dapat menari, membetulkan roknya yang tersingkap, atau bergerak bebas.

2. Kelopak mata berkedut, bergerak layu.
Ini dimulai dengan perubahan refleks kedipan mata, semakin melambat sampai akhirnya nyaris tidak berkedip sama sekali atau disebut mengalami proses katalepsi. Bila ini terjadi, arahkan klien untuk menutup matanya agar dapat merasa nyaman dan meluncur ke trance yang lebih dalam.

3. Fitur wajah mengendur.
Kulit dan struktur wajah klien akan berubah menjadi lebih mengendur, simetris dan seimbang, seperti seseorang yang sedang tidur. Kadang juga mengalami kedutan otomatis pada otot wajah mereka sebagai indikator tubuhnya sedang melakukan proses relaksasi.

4. Lambat atau tidak bisa menjawab.
Ini sangat umum terjadi bila klien berada pada tingkat trance yang dalam. Mulai dari membutuhkan waktu lama untuk merespon, sampai tidak bisa dikejutkan oleh suara-suara yang keras. Satu hal lain yang terkait adalah klien sering melakukan refleks menelan udara atau liur lebih banyak daripada biasanya. Jadi tidak mungkin orang orang tersebut bisa berbicara lantang bahkan teriak.

5. Perubahan warna dan suhu badan menurun.
Ini cukup halus, namun dapat dideteksi dengan baik. Ketika masuk dalam trance, darah mengalir lebih bebas sehingga kulit terlihat lebih berwarna atau gelap, terutama di bagian tangan dan wajah. Kadang kebalikannya terjadi, kulit menjadi lebih pucat karena darah melalui pembuluh itu terlalu cepat. Kedua respon ini normal dan dapat terjadi bergantian.

6. Denyut nadi melambat.
Hal ini dapat diamati tanpa perlu menyentuh orang yang dihipnosis, yakni memperhatikan denyutan halus yang ada di sisi leher di bawah dagunya. Pada saat-saat tertentu, denyut tersebut dapat sejenak meningkat kecepatannya yang melibatkan ketegangan, semangat, atau rasa takut., khususnya apabila orang tersebut
sedang mengalami imajinasi

Bagaimana menurut anda? Silahkan anda simpulkan sendiri.

SUBSCRIBE VIA EMAIL

Baca Juga Artikel Berikut Ini :

comments: 6

pondokinfo

itu beneran di hipnotis..bro, adapun kejadian diatas hanya kebetulan aja.. dan dampak manusia di hipnotis itu berbeda beda dan ciri ciri diatas tidak bisa dijadikan patokan...!

willy fitra hendria

kalau gak percaya coba anda tanya aja sendiri sama orang yang di hipnotisnya bos.
emang 'mungkin' ada yang beneran, tapi ada juga yang cuma rekayasa, pernah kok ada seorang pelawak di hipnotis sama dia, saya tau kalau dia pelawak, tapi pas di uya kuya dia berperan sebagai orang gila, lalu si uya menghipnotisnya dengan tampang tak berdosa.
setelah sekian lama acara uya kuya berlalu, saya melihatnya kembali dia nampil di panggung,
'loh, dia kan pelawak yang dulu pernah saya lihat' (kata saya saat nonton uya kuya)
'tu kan bener, yang di jadi orang gila kemaren emang cuman pelawak' (terbukti)
tapi pasti pro dan kontra akan timbul jika membahas yang satu ini, kalau mau pasti ya tanya langsung aja sama si uya, minta dia sumpah kalau dia gak pernah bohong 'sekalipun' dalam acara hipnotisnya itu, (gak akan berani la dia).
hhehe
itu cuma pendapat saya bos,
makasih udah mampir.

Frestea Agasshi

ga kalo menurtku....q perhatikan di setiap acara ni. orang yang dihipnotis selalu(dan pasti, ga pernah enggak) dipegangi oleh sang asisten....padahal kalo orang yang dihipnotis, tidak perlu dipegangi juga bisa menyeimbangkan diri sendiri asalkan dia disugesti seperti itu. disitulah letak kejanggalannya.....saya juga pernah lihat salah satu acara yang menampilkan Romy Rafael sebagai bintang tamunya....pada waktu tu romy mengatakan bahwa hipnotis tidak dapat dilakukan untuk membuka aib seseorang...hmmmmm...terserah deh, lebih percaya masternya atau hehehehehehe. kalo saya c, lebih percaya orang yang lebih pengalaman ja.....
o ya kejanggalan 1 lagi, kenapa setiap selesai di hipnotis, "sang korban" selalu bangun dengan keadaan segar. padahal setahu saya orang yang dihipnotis tu ketika sadar kayak orang yang ngantuuuuuk banget....

redzone-tm

kan udah dikatakan dari awal, ini bukan HIPNOTIS, tapi hanya dibuat santai, dan rileks untuk mengeluarkan unek2.
gitu aja kok diperdebatkan wkwk :D
keep blogging

deri herdianto

lha... itu bukan hipnotis, tapi lebih kearah relaksasi.
dalam relaksasi, seseorang tidak kehilangan kesadaran.
uya kuya pernah menjelaskannya di acara dahsyat (rcti)
perbedaan orang dihipnotis dan relaksasi. dan itu berbeda

Mohamad Reza Yanuar

Bisa baca judulnya?
ini yang dibahas relaksasi atau hipnotis?
ko pada bego sih?
jelas jelas judul bacaan hipnotis ...
nyambungnya ko ke relaksasi. stupido

Post your comment here !!